Tidak Percaya Ilmu Hikmah?Baca ini

Posted on Juni 21, 2012

0


anda belum percaya ilmu hikmah?baca ini

assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh. sebelumnya saya mohon maaf yang sebesar besar kepada semua pengunjung blog ilmu al-qur’an dan al-hikmah ini karna saya sudah lama tidak update terutama buat anda yang komentarnya baru saya komfirmasi.
ilmu hikmah atau ilmu kedigdayaan itu sangat luar biasa dan tentunya namanya ilmu gaib tidak bisa di cerna oleh nalar,akal kita tidak akan mampu menyingkap itu.
orang yang bisa percaya kepada ilmu kedigdayaan dan orang yang bisa memahaminya hanyalah orang orang yang percaya,terlebih lebih yang sudah memiliki ilmu hikmah/ilmu kedigdayaan itu sendiri.
kita tidak usah membahas terlalu panjang mengenai itu,kita bahas masalah perasaan saja tidak bisa,apalagi bicara ilmu hikmah!
orang kalau lagi kasmaran,cinta berat kepada orang lain,pastinya dia selalu memikirkannya (orang yang dicintai) dan selalu merindukannya,orang yang tidak pernah megalami jatuh cinta akan bicara dengan gampang “ah ngapain mikirin dia,dia belum tentu mikirin kamu,kok sibuk mikirin cinta,makan tuh cinta”
ya..bisa saja orang yang tidak pernah mengalami cinta bicara begitu karna memang dia tidak faham pada cinta,tapi mereka yang lagi jatuh cinta sangat jelas merasakan cinta.
sedangkan orang yang mengalami seperti itu atau yang pernah mengalami jatuh cinta akan bisa mengetahuinya atau setidak tidaknya bisa mengira ngira bagaimana yang dia rasakan,karna dia sendiri sudah pernah mengalaminya.
seperti itu pula ilmu hikmah,ilmu hikmah hanya bisa dirasakan oleh mereka yang menjalaninya atau setidak tidaknya percaya dan meyakininya.
bahkan waliyullah pun tidak bisa diketahui oleh orang lain kecuali oleh mereka yang sama sama mempunyai pangkat wali.
seperti perkataan ulama’
لا يعرف الولي الا الولي
tidak akan bisa mengetahui pada orang wali selain orang yang juga bermaqam wali.
para ustadz saya yang menjelaskan hal ini juga menambahi,bahwa dikalimat isti’na’ “illa”ini masih ada yang disimpan,yaitu bisa mengetahui  orang wali apabila dia wali,atau dia akan mendapat kewaliyan juga (calon wali) atau karna dia percaya dan sangat cinta pada para kekasih allah (awliyaullah).
ilmu hikmah ini juga lebih umum daripada mukjizat,karomah,maunah dan irhas.
empat macam istilah yang saya sebutkan diatas tidak ada satupun yang bisa dimasukkan pada akal.
contohnya:
bagaimana orang mati bisa hidup kembali?seperti yang dilakukan nabi isa as.(mukjizat nabi isa)
bagaimana nabi musa membelah lautan (mukjizat nabi musa)
bagaimana sebutir jagung bisa meledak seperti bom (karomah kyai sepuh genggong)
bagaimana tanknya belanda meleleh seperti timah dipanaskan (karomah kyai umar dawuhan)
bagaimana orang sakit hanya dikasih air putih tidak sampai 30mnt langsung sembuh total (karomah kyai ahmad siroj munir kebonagung)
bagaimana manusia bisa berjalan diatas air tanpa naik perahu dan lainnya,hanya cukup dengan sandal jepit biasa.(karomah kyai ahmad siroj munir kebonagung)
bagaimana satu desa terang benderang selama satu minggu siang malam semenjak wafatnya kyai ahwaruddin.(karomah kyai ahwaruddin dawuhan)
bagaimana baut bisa menjadi jangkrik (karomah kyai ahwaruddin dawuhan)
bagaimana hanya dengan memegang batu orang sakit panas,sakit gigi dan lain lainnya bisa sembuh.(maunah kyai muhammad mughits kebonagung)
bagaimana orang yang ahli wirid lalu malamnya tidak wirid bisa diketahui padahal tidak melihat secara langsung dan tidak ada orang yang mengasih tahu.(maunah kyai muhammad mughits kebonagung)
bagaimana orang struk sudah 3 hari langsung sadar dan merasakan jauh lebih baik hanya dengan diusap dengan air putih.(maunah kyai muhammad mughits kebonagung)
bagaimana kyai zaini mun’im berlindung dibalik sarung waktu ditembaki belanda,setelah itu pelurunya dikembalikan semua kepada belanda yang terkumpul disarungnya.(karomah kyai zaini mun’im paiton)
semua tidak bisa dijawab dengan akal.
namun hal ini hanya dusta belaka buat mereka yang memang tidak meyakini dan hatinya memang tertutup dari mengimani hal hal yang ghaib.
semoga bermanfaat.wassalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Posted in: ilmu hikmah